selamat membaca, semoga bermanfaat

HIIII

Sabtu, 05 Maret 2011

ADVERB CLAUSE

Adverb Of Clause
Adverbial Clause adalah Clause (anak kalimat) yang berfungsi sebagai Adverb, yakni menerangkan kata kerja.
Adverbial Clause biasanya diklasifikasikan berdasarkan "arti/maksud" dari Conjunction (kata penghubung yang mendahuluinya).
Jenis-jenis Adverbial Clause antara lain:
1. Clause of Time
Clause yang menunjukkan waktu. Biasanya dibuat dengan menggunakan conjunction (kata penghubung) seperti after, before, no sooner, while, as, dll.
Contoh:
  • Shut the door before you go out.
  • You may begin when(ever) you are ready.
  • While he was walking home, he saw an accident.
  • By the time I arrive, Alex will have left.
  • No sooner had she entered than he gave an order.
2. Clause of Place
Clause yang menunjukkan tempat. Biasanya dibuat dengan menggunakan conjunction seperti where, nowhere, anywhere, wherever, dll.
Contoh:
  • They sat down wherever they could find empty seats
  • The guard stood where he was positioned.
  • Where there is a will, there is a way.
  • Where there is poverty, there we find discontent and unrest.
  • Go where you like.
3. Clause of Contrast (or Concession)
Clause yang menunjukkan adanya pertentangan antara dua kejadian atau peristiwa yang saling berhubungan. Biasanya dibuat dengan menggunakan conjunction (kata penghubung) seperti although, though, even though, whereas, even if, in spite of, as the time, dll.
Contoh:
  • As the time you were sleeping, we were working hard.
  • Mary wanted to stop, whereas I wanted to go on.
  • Although it is late, we'll stay a little longer.
  • He is very friendly, even if he is a clever student.
4. Clause of Manner
Clause yang menunjukkan cars bagaimana suatu pekerjaan dilakukan atau peristiwa terjadi. Biasanya dibuat dengan menggunakan conjunction (kata penghubung) seperti as, how, like, in that, dll.
Contoh:
  • He did as I told him.
  • You may finish it how you like.
  • They may beat us again, like they did in 1978.
5. Clause of Purpose and Result
Clause yang menunjukkan hubungan maksud/tujuan dan hasil. Biasanya dibuat dengan menggunakan kata penghubung seperti (in order) that, so that, in the hope that, to the end that, lest, in case, dll.
Contoh:
  • They went to the movie early (in order) to find the best seats.
  • She bought a book so (that) she could learn English
  • He is saving his money so that he may take a long vacation.
  • I am working night and day in the hope that I can finish this book soon.
6. Clause of Cause and Effect
Clause yang menunjukkan hubungan sebab dan akibat. Ada beberapa pola membentuk Clause jenis ini. Perhatikan baik-baik.
Contoh:
  • Ryan ran so fast that he broke the previous speed record.
  • It was so cold yesterday that I didn't want to swim.
  • The soup tastes so good that everyone will ask for more.
  • The student had behaved so badly that he was dismissed from the class.
Contoh:
  • The Smiths had so many children that they formed their own baseball team.
  • I had so few job offers that it wasn't difficult to select one.
Contoh:
  • He has invested so much money in the project that he cannot abandon it now.
  • The grass received so little water that it turned brown in the heat.
Contoh:
  • It was such a hot day that we decided to stay indoors. ATAU It was so hot a day that we decided to stay indoors.
  • It was such an interesting book that he couldn't put it down. ATAU It was so interesting a book that he couldn't put it down.
Contoh:
  • She has such exceptional abilities that everyone is jealous of her.
  • They are such beautiful pictures that everybody will want one.
  • Perry has had such bad luck that he's decided not to gamble.
  • This is such difficult homework that I will never finish it.

Di samping itu, untuk mengungkapkan hubungan cause and effect (sebab dan akibat) dapat digunakan pola lain, yaitu:
1.       Menggunakan Preposition (kata depan) seperti because of, due to, due to the fact that, dll
Contoh:
  • Because of the cold weather, we stayed home. (=We stayed home because of the cold weather)
  • Due to the cold weather, we stayed home. (=We stayed home due to the cold weather)
  • Due to the fact that the weather was cold, we stayed home. (=We stayed home due to the fact that the weather was cold)
2.       Menggunakan kata penghubung (conjunction) seperti because, since, now, that, as, as long as, inasmuch as
Contoh:
  • Because he was sleepy, he went to bed.
  • Since he's not interested in classical music, he decided not to go to the concert.
  • As she had nothing in particular to do, she called up a friend and asked her if she wanted to take in a movie.
  • Inasmuch as the two government leaders could not reach an agreement, the possibilities for peace are still remote.
3.       Menggunakan transition words seperti therefore, consequently.
Contoh:
  • Alex failed the test because he didn't study.
  • Alex didn't study. Therefore, he failed the test.
  • Alex didn't study. Consequently, he failed the test.

Catatan:
Beberapa Adverb Clause dapat diubah menjadi Modifying Phrases dengan cara:
1)      Menghilangkan subjek dari dependent Clause dan verb (be).
Contoh:
a.       ADVERB CLAUSE      : While I was walking to class, I ran into an old    friend.

b.       MODIFYING PHRASE : While walking to class, I ran into an old friend.
2)      Jika dalam Adverb Clause tidak ada be, hilangkanlah subjek dan ubahlah verb dalam Adverb Clause itu menjadi bentuk -ing.
Contoh:
a.       ADVERB CLAUSE      : Before I left for work, I ate breakfast.
b.       MODIFYING PHRASE : Before leaving for work, I ate breakfast.
Adverb Clause dapat diubah menjadi Modifying Phrase jika subjek dari adverb Clause dan subjek dari main Clause sama.
Contoh:
1. DAPAT DIRUBAH
  • While I was sitting in class, I fell asleep MENJADI While sitting in class, I fell asleep.
  • While Ann was sitting in class, she fell asleep MENJADI While sitting in class, Ann fell asleep.
  • Since Mary came to this country, she has made many friends MENJADI Since coming to this country, Mary has made many friends.
2. TIDAK DAPAT DIRUBAH
  • While the teacher was lecturing to the class, I fell asleep.
  • While we were walking home, a frog hopped across the road in front of us.

7. Clause of Condition
Clause yang menunjukkan adanya persyaratan antara dua kejadian (peristiwa) yang berhubungan. Biasanya dibuat dengan menggunakan conjunctions seperti if, even if, unless, in the even that, or in even that, in case, provided (that), providing (that), on condition that, if only, suppose (that), supposing (that), dll.
Contoh:
  • If I see him, I will invite him to the party tomorrow.
  • She would forgive her husband everything, if only he would come back to her.
  • Suppose (that) your house burns down, do you have enough insurance to cover such a loss.
  • In case a robbery occurs in the hotel, the management must be notified at once.
  • The company will agree to arbitration on condition (that) the strike is called off at once.
  • We should be able to do the job for you quickly, provided (that) you give us all the necessary information.
Referensi:


Karakteristik
Setiap manusia dianugerahi oleh sang pencipta dengan beragam potensi, bermacam-macam karakteristik dan wajah. Hanya saja setiap manusia cendrung kurang memahami makna dibalik anugerah tersebut, manusia yang dianugerahi kererbatasan baik itu dari fisik mental maupun sikap mayoritas angkat tangan, tidak mau melakukan pembenahan pada dirinya padahal dari kererbatasan tersebut dapat tercipta suatu diri yang baru, yang membuat mereka lebih baik bahkan jauh lebih sempurna dari yang memiliki kererbatasan.
Karakter
Karakter merupakan suatu sikap, cirri khas manusia yang melekat pada dirinya . manusia memiliki karakter yang berbeda-beda dan dari perbedaan itulah terdapat kesenjangan terutama kesenjangan di pergaulan.
Suatu sikap yang baik akan berbuah baik, begitu pula sebaliknya, manusia memiliki pikiran, perasaan bahkan intuisi yang dapat merasakan perbedaan yang terjadi pada diri seseorang tapi manusia terkadang lupa, ketika ia mengoreksi diri orang lain dia mengabaikan sisi negative dari dirinya.
Contoh:
Ketika kita mengomentari suatu sikap orang lain yang tidak sesuai dengan jalan pikiran kita, kita cendrung berkomentar negative pada orang tsb. Baik dari depan maupun belakang dengan mengabaikan “ lebih baikkah kita disbanding dia” “ apakah pantas saya berkata demikian??”
Kedewasaan sangat berpengaruh bagi lingkungan sekitar kita dan kedewasaan bukan diukur dari bagaimana kita berkata-kata tetapi dari perbuatan.
Ketika kita dapat menyikapi suatu permasalahan yang terjadi disekitar kita dengan dewasa dengan sendirinya masalah tersebut akan mengecil.
Intinya:
Mulailah dari diri sendri sebelum kita bertindak lebih jauh.
Nilailah diri sendiri sebelum menilai orang lain.
Jangan merasa kita yang paling baik, benar maupun sempurna “diatas langit masih ada langit”
Jangan merasa yang paling benar(setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda” rerutama dalam berpendapat)
SEMOGA BERMANFAAT
^^

Jumat, 28 Januari 2011

crop circycle


L
ingkaran tanaman atau yang lebih kita kenal dengan crop circycle merupakan suatu pola yang  teratur yang terbentuk secara misterius di area ladang tanaman, hal ini dapat terjadi dalam waktu semalam. Fenomena ini pertama kali ditemukan di Inggris pada akhir 1970, dengan bentuk pola-pola lingkaran sederhana. Pada masa-masa setelahnya, pola-pola tersebut kini cenderung bertambah rumit dan tidak terbatas hanya pada bentuk lingkaran. Namun karena mengacu pada asal-usulnya, maka istilah lingkaran tanaman ini masih dipertahankan.

Banyak yang mengkaitkan crop circle ini dengan kegiatan spiritual karena rangkaian bentuk geometri yang terbentuk di ladang pertanian itu (gambar-gambar itu terbentuk dengan tanaman yang rebah / roboh). Menurut informasi yang ada, kemunculan fenomena crop circle ini sering disertai juga dengan pemunculan ufo yang berbentuk bola cahaya. Seperti penuturan salah satu orang yang melintasi kawasan pulo gadung yang melihat sebuah piring terbang yang dating kemudian pergi dengan cepatnya. Fenomena ini bahkan diperkirakan telah muncul sejak ratusan tahun lalu. Sebuah ukiran pahatan kayu dari abad 17 yang dinamakan "Mowing Devil" menunjukkan ada makhluk yang dipercaya adalah setan, membuat kerusakan berupa lingkaran di ladang pertanian. Banyak peneliti ufo yang mengabaikan fenomena crop circle, padahal sebenarnya bisa menjadi salah satu bukti tentang keberadaan makhluk cerdas selain manusia.

Crop Circle merupakan fenomena alamiah penuh misteri yang sampai saat ini sering di jumpai. Sudah hampir 350 tahun semenjak kemunculannya pertama kali di Inggris pada tahun 1647, sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti bagaimana bentuk dan tingkat kecerdasan mereka . 

Crop circle sendiri adalah lingkaran aneh yang biasanya terbentuk diatas ladang gandum, uniknya lingkaran-lingkaran yang bentuknya sangat sempurna dan memiliki tingkat kerapian dan ketelitian yang tinggi tersebut terbentuk dalam waktu sekejap saja. Lingaran-lingkaran pada crop circle biasanya terbentuk dengan diameter yang besar. Crop Circle biasanya banyak muncul di daerah pertanian gandum Amerika, Inggris, Rusia, Australia dan sebagian Asia. Namun sebagian besar banyak ditemui di Inggris terutama di Kota Winchester. Yang menarik dari Crop Circle adalah macam-macam bentuk dari lingkarannya, bahkan penampakannya tidak hanya berupa lingkaran saja, namun sempat beberapa kali Crop Circle membentuk citra makluk hidup seperti kalajengking, bunga matahari, Lebah, kelelawar, manusia bersayap, dll. 

Banyak pemahaman yang muncul dari kemunculan crop circycle yang biasanya identik dengan alien, pemahaman tersebut dapat berupa kepercayaan terhadap alien tsb, mereka melakukan penyembahan terhadap alien, menganggap alien itu adalah pembawa kehidupan bagi pengikutnya biasanya para pengikut tsb melakukan ritual tersendiri yang dianggap dapat mengundang kedatangan dari alien dan yang lebih mengejutkan lagi, pemahaman ini telah muncul dariratusan tahun silam.

Ada pemukiran yang muncul bahwa alien mengamati segala tindak tanduk manusia dibumi, mereka melakukan pengawasan dan meneliti kegiatan yang dilakukan manusia melalui peralatan canggih yang melampaui kecerdasan manusia.


Jumat, 07 Januari 2011

SENI MINUM TEH

Alkisah, pada tahun 2737 SM seorang Kaisar bernama Shen Nung dari provinsi Yunan Cina sedang memasak air untuk minuman beliau. Tiba-tiba sehelai daun kering melayang masuk ke dalam jerang air mendidih itu. Air seduhan daun tersebut menghasilkan sebuah minuman baru dengan aroma khas yang wangi.

Daun yang pada akhirnya dikenal bernama daun teh itu, hingga kini merupakan minuman yang banyak digemari. Dari mulai rasa, aroma, warna dan khasiatnya menjadi pilihan berbagai kalangan sebagai “teman” menikmati suasana. Keunikan teh tidak hanya terdapat pada daunnya. Tata cara minum teh pun memiliki ciri yang berbeda. Mengapa ritual minum teh itu begitu istimewa dan memiliki sisi seni kuliner yang unik? Beberapa Negara memiliki seni menikmati teh dengan caranya.
kita akan berusaha melihat sisi lain yang berpegang pada tiga hal, yaitu: Tradisi, Imaginasi dan Sensasi.
1. TRADISI
      Seni minum teh, erat kaitannya dengan SET PERLENGKAPAN MINUM TEH. Meskipun bisa saja dinikmati secara instant dan cepat dengan gelas biasa, namun salah satu kunci dari seni minum teh adalah pengenalan, keluwesan dan keahlian dalam menggunakan set tersebut, Berdasarkan pengalaman yang disudah diwariskan ratusan tahun lamanya. Bahkan baru-baru ini film RED CLIFF, bercerita mengenai kekalahan seorang Panglima besar Cao Cao, akibat terkesima oleh peragaan SENI MINUM TEH yang luar biasa dari Xiao Qiao, istri Zhou Yu. Meski akurasi dengan kitab aslinya tidak terlalu akurat, namun hal ini cukup dapat menjadi inspirasi akan betapa tidak ternilainya SENI MINUM TEH sejak ratusan tahun silam.


Unsur tidak ternilai disini adalah:
- Teh yang disajikan dengan baik akan menjadi semakin nikmat rasa dan aromanya
- Ketrampilan seorang wanita yang lemah lembut, berkharisma dan luwes dalam menyajikan teh akan menjadi sangat menggambarkan kepribadian wanita tersebut, serta akan menjadi sebuah pengalaman yang mempesona. Selain itu juga akan dapat membuat citra sang suami atau keluarga menjadi terangkat dan nampak lebih berbudaya, seakan memiliki cita rasa alami yang halus dan tinggi
- Dipercaya dapat meningkatkan kemesraan dan cinta kasih antara suami istri
- Membuat persahabatan menjadi bertambah erat, dengan cara yang sehat dan berseni tinggi
- Meningkatkan citra sang ahli SENI MINUM TEH dimata pasangan, keluarga dan teman-teman

2. IMAGINASI
     Dibutuhkan Imaginasi kenikmatan: Teh, Aroma dan Cara Penyajian. Maka secangkir teh akan bukan hanya hangat di mulut dan bibir, namun juga hangat di dalam hati, serta membuat pikiran menjadi rilex dan nyaman.
Bayangkan bahwa pada dasarnya terdapat sangat banyak jenis daun teh di dunia ini. Semakin ahli sang pembuat teh, selain ia dapat membuat rasa dan aroma dari teh tersebut menjadi semakin nikmat, biasanya ia juga akan semakin memahami berbagai macam jenis teh. Ini akan memberikan variasi, untuk KAPAN, DIMANA dan dalam ACARA apa teh yang akan dinikmati. Semakin Tinggi kualitas teh dan air yang digunakan, semakin tinggi pula kenikmatan tiap cangkir tehnya


3. SENSASI
     Perpaduan antara ketrampilan SENI MINUM TEH yang telah diwariskan selama ratusan tahun dengan imaginasi sang penikmat teh akan memberikan sensasi tidak ternilai yang sulit didapatkan melalui hal lain. Ditambah lagi bahwa aktifitas ini adalah aktifitas yang menyehatkan dan terbilang bisa dimulai dengan cukup sederhana tanpa perlu menguras terlalu banyak biaya.
Percakapan yang hangat, disertai pemandangan yang indah, udara segar, bunyi dedaunan, gemericik air atau burung, dilengkapi dengan beberapa cangkir teh hangat yang dibuat dengan penuh dedikasi, akan menjadi pengalaman dengan sensasi yang tak terlupakan.

 Dimulai dengan menyediakan "SATU SET" peralatan minum Teh yang terdiri dari:
1. Pemanas air hingga 100 derajat celcius (untuk Daun Teh Hijau cukup 80/90 derajat)
2. Poci teh yang terbuat dari tanah liat merah dengan pori rapat, dengan takaran untuk 2 orang atau lebih
3. Mangkuk tatakan Poci teh
4. Cangkir teh: Pendek dan Panjang
5. Sendok Teh
6. Capitan untuk mengangkat tutup poci pada saat panas
7. Tatakan SET dan cangkir teh

Tambahan:
- Gelas disertai saringan teh

Tentu saja set tidak harus langsung dimiliki semua, seni ini bisa dimulai dengan mengkreatifkan peralatan seadanya atau yang sudah dimiliki.
Mari kita memulai acara minum teh kita, dimulai dengan 7 langkah dasar sederhana:
1. Dengan poci takaran untuk 2 orang, ambil satu sendok teh atau sesuai selera dan masukan ke dalam poci
2. Masukan air panas 100 derajat pada poci, dan kemudian "dibuang" dengan tujuan memancing rasa dan aroma teh
3. Setelah itu dimasukkan kembali air panas 100 derajat hingga air meluap dan jatuh pada mangkuk tatakan poci teh.
4. Poci teh disiram dengan air panas 100 derajat untuk menstabilkan suhu di dalam dan di luar poci.
5. Teh didiamkan selama dua menit, tanpa diaduk.
6. Sebelum disajikan, untuk hasil tanpa serbuk teh, boleh digunakan saringan dan air ditampung pada sebuah gelas. Baru kemudian disajikan.
7. Sajikan dua cangkir diatas tatakan teh, sebuah cangkir pendek dan panjang. Tuangkan teh pada cangkir panjang.
Tata cara minum teh:
1. Teh Pada cangkir panjang dipindahkan kepada cangkir pendek. Kemudian nikmati aroma teh pada cangkir panjang tersebut untuk menghormati sang pembuat teh. Pada musim dingin, cangkir ini juga bisa digiling-giling dengan kedua tangan sebagai penghangat. Biasanya, pujian secara tulus akan aroma teh akan membuat suasana menjadi lebih bersahabat
2. Nikmati secara perlahan teh pada cangkir pendek dan rasakan sensasi hangatnya, dengan imaginasi akan tradisi ratusan tahun dan ketulusan sang pembuat teh
3. Bisa dilakukan berkali-kali hingga selesai.
Tambahan:
- Biasanya tradisi ini dilakukan tanpa penyajian makanan
- Ideal dilakukan setelah makan untuk membuang lemak dan melarutkan kolestrol
- Semakin baik kualitas air dan daun teh, semakin baik
- Semakin baik kualitas poci (tidak berbau tanah liat), semakin baik
- Cangkir teh dengan dasar warna putih bisa lebih menunjukkan warna teh
- Teh paling baik dinikmati dalam keadaan panas. Baik dari segi kenikmatan maupun kesehatan
  teh Indonesia sangat nikmat dan kualitasnya terbaik
Secangkir Informasi Seputar Teh
Berdasarkan tingkatannya dikenal empat macam jenis teh, yaitu :
1.                  White Tea, teh ini berasal dari pucuk tertinggi tanpa proses fermentasi atau proses perubahan kimia. Merupakan jenis teh terbaik dan memiliki antioksidan tertinggi yang baik bagi tubuh.
2.                  Green Tea, memiliki warna hijau karena mengandung tannin yang tinggi. Dalam pengolahannya, teh ini tidak memberi kesempatan fermentasi, karena pucuk teh diproses langsung dengan panas untuk menghentikan aktifitas enzim sehingga sama seperti raw leaf.
3.                  Oolong Tea, diproduksi dari tanaman teh yang tumbuh di daerah semi tropis. Proses fermentasinya sekitar 30%-70% dan perubahan berlangsung setengah sempurna sehingga masih mengandung sebagian tannin selain beberapa senyawa turunannya sehingga warna dan aromanya diantara green tea dan black tea.
4.                  Black Tea, proses pengolahannya melalui fermentasi penuh hingga semua kandungan tanninnya terfermentasi menjadi theaflafin dan thearubigin yang akan merubah warna dari hijau menjadi kecoklatan dan dengan proses pengeringan berubah menjadi hitam. Teh hitam mudah dikenali dipasaran karena warnya hitam dan paling luas dikonsumsi.